Penyebab Kecelakaan McLaren Hingga Terbelah Menjadi Dua Diduga Karena Ban Selip, Training SDCI Sebut Pengemudi Hilang Kendali
--
Andra ST Kehilangan Kendali
Kabar kecelakaan tersebut sampai ke telinga SDCI. Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, mengungkapkan bahwa penyebab kecelakaan tidak bisa serta-merta disimpulkan hanya karena ban selip. Menurutnya, mengemudikan supercar membutuhkan kemampuan dan teknik berkendara yang berbeda dibandingkan mobil biasa.
“Supercar atau sportcar itu kendaraan yang pengemudinya dalam berkendara harus punya teknik khusus. Selain harus melibatkan emosi yang stabil, juga tidak boleh lengah sedikit pun. Power mesin yang buas menuntut fokus pengemudi yang tinggi, karena sekali menginjak pedal gas sudah harus memperhitungkan kondisi lingkungan 0-100 meter di depan serta seberapa pendek mobil mampu berhenti sempurna saat direm. Jadi, modal bisa menyetir saja tidak cukup,” ucapnya kepada Kompas.com, Rabu (7/7/2026).
Read more: Daftar Pemain Putri Jangan Gentayangan Lagi (2026), Dikabarkan Bakal Tayang Akhir Tahun 2026!
Ia juga menjelaskan bahwa kecepatan tinggi harus disesuaikan dengan kondisi jalan, kemampuan pengemudi, serta karakter kendaraan. Menurutnya kecepatan sekitar 90 km/jam di kawasan perkotaan padat sudah dapat dikategorikan sebagai overspeed untuk kendaraan sportcar dengan tenaga besar.
Sony menegaskan, selip ban pada dasarnya merupakan akibat ban kehilangan daya cengkeram di permukaan jalan yang dipicu pengemudi saat kehilangan kendali atas kendaraan.
Itulah informasi Kecelakaan McLaren yang menghebohkan masyarakat yang perlu kamu tahu dan sudah kami rangkum buat kamu. Ikuti kami terus untuk update berita panas tanah air terkini!