Friday 10th of July 2026

Profil Jampidsus Febrie Adriansyah Viral Ditemukan 74 Kg Emas di Rumah, Segini Harta Kekayaannya!

Profil Jampidsus Febrie Adriansyah Viral Ditemukan 74 Kg Emas di Rumah, Segini Harta Kekayaannya!

--

HARIAN TEKNO - Ini dia sosok Jampidsus Febrie Adriansyah yang sedang ramai di media sosial. Simak terus artikel di bawah ini biar kamu nggak ketinggalan informasi lengkapnya!

Berbagai informasi bisa dengan mudah dan cepat dibagikan di era digital ini. Seringkali informasi ini dibagikan tanpa adanya konfirmasi lebih lanjut atau kejelasan informasi siapa kah orang yang sedang diperbincangkan itu.

Salah satu berita menghebohkan tersebut adalah kabar mengenai kediaman Jampidsus Febrie Adriansyah yang diamankan TNI usai terbongkar simpan 74 Kg emas.

Ingin tahu lebih lanjut? baca artikel ini sampai habis ya!

Read more: Kediaman Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat TNI, Ditemukan 74 Kg Emas dan Ratusan Milliar Rupiah

Read more: Sinopsis dan Pemeran Agensi Rumah Tangga (2026), Ikuti Kisah Budak Korporat yang Dimainkan oleh Enzy dan Afgan

Read more: Link Nonton Film Agensi Rumah Tangga (2026), Kisah Wanita Karir Harus Hadapi Kenyataan Pahit!

Profil Jampidsus Febrie Adriansyah

Febrie Adriansyah Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus atau Jampidsus pada Kejaksaan Agung. Ternyata ia dikenal sebagai sosok yang cukup kontroversial. Beberapa tahun terakhir, namanya dikaitkan dengan sejumlah dugaan korupsi.

Febrie merupakan lulusan Universitas Jambi. Ia lulus dari fakultas hukum di sana. Ia merupakan alumni Universitas Airlangga yang menjadi tempatnya menerima gelar doktor dalam bidang ilmu sama.

Setelah mendapatkan gelar sarjana bidang hukum, Febrie lalu masuk ke Kejaksaan Negeri pada 1996. Kala itu, ia menjadi staf untuk Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Kerinci.

Rekam jejak Febrie Adriansyah di kejaksaan kemudian melintang panjang sejak itu. Ia dikenal kerap dipindahtugaskan. Ia tercatat pernah menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Bandung, Aspidsus Kejati Jawa Timur, Wakajati Yogyakarta, Wakajati DKI Jakarta, dan Kajati NTT.

Ia juga sempat menjadi Dirdik Jampidsus. Ketika menjalani jabatan itu, ia menangani sejumlah kasus besar seperti kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya, PT Asabri, PT BTN, BTS Kominfo, dan PT Timah. Dengan banyaknya jabatan yang ia tempuh pada masa itu, ia sering kali tersandung kasus korupsi.

Pada Maret 2025, ia telah dilaporkan Koalisi Sipil Masyarakat Antikorupsi ke KPK. Koalisi ini gabungan dari Indonesian Police Watch (IPW), Koalisi Sipil Selamatkan Tambang (KSST), Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), dan Tim Pembela Demokrasi Indonesia.

Koalisi tersebut mengumumkan eempat dugaan korupsi terkait dengan penindakan kasus korupsi Jiwasraya dan suap Ronald Tannur yang turut ditangani Febrie. Selain itu, ada pula dugaan TPPU dan penyalahgunaan kewenangan tata niaga batu bara di Kalimantan Timur.

Pada 2022, Febrie melaporkan harta kekayaan senilai Rp6,3 miliar. Setahun berselang, harta yang ia laporkan melonjak tajam jadi Rp18,2 miliar lebih. LHKPN di periodik 2024 dan 2025, harta kekayaan Febrie Adriansyah dilaporkan masih sama dan tercatat totalnya Rp18,2 miliar lebih.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST