Saturday 18th of April 2026

Berhasil! Saham WBSA Raih Cap UMA Usai Harga Melesat 226,6% di Market

Berhasil! Saham WBSA Raih Cap UMA Usai Harga Melesat 226,6% di Market

--

HARIANTEKNO – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai saham WBSA raih cap UMA yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi pentingnya!

Melansir dari berbagai sumber, Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan adanya pergerakan harga yang tidak wajar pada saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA), yang baru melantai di bursa pada Jumat (10/4) lalu.

Sehubungan dengan kenaikan tersebut, BEI menetapkan status Unusual Market Activity (UMA) terhadap saham WBSA. Meski demikian, penetapan ini tidak serta-merta menandakan adanya pelanggaran di pasar modal.

Read more: Honor 600 dan 600 Pro Akhirnya Rilis : Smartphone Tipis dengan Kamera 200MP, Berikut Harga Resminya!

Read more: Bocoran Spesifikasi OPPO Find X9s: Diklaim Miliki Kamera Hasselblad dan Snapdragon 8 Gen 5 dengan Harga Ramah Kantong

Read more: Bocoran Build Nicole Genshin Impact yang Akan Rilis di Patch 6.6 Sebagai Support Terbaik: Senjata, Artefak, dan Tim Terbaik

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menyampaikan bahwa pihaknya sedang memantau secara intensif pola transaksi saham WBSA. Dalam keterangan resminya pada Kamis (16/4), ia juga mengimbau investor untuk memperhatikan klarifikasi dari pihak perusahaan terkait permintaan penjelasan yang diajukan BEI.

Tak hanya itu, investor disarankan untuk menelaah kinerja perusahaan serta rencana aksi korporasi sebelum mengambil keputusan investasi. Sebelumnya, WBSA melepas 1,8 miliar saham dalam penawaran umum perdana (IPO), yang setara dengan 20,75% dari total modal disetor. Dengan harga penawaran Rp168 per saham, perusahaan berhasil menghimpun dana sebesar Rp302,4 miliar.

Pada hari pertama perdagangan, harga saham WBSA langsung melonjak 24,82% dan mencapai batas Auto Rejection Atas (ARA). Hingga pengumuman UMA, saham ini telah menyentuh batas ARA sebanyak lima kali, dan bertambah menjadi enam kali sampai penutupan perdagangan Jumat (17/4).

Source:

Update Terbaru

RELATED POST