Viral! Selisih Anggaran Tablet BGN Samsung Galaxy Tab Active5 Beda Jauh Sama Harga Pasar Auto Jadi Sorotan Warganet
--
HARIANTEKNO - Baru-baru ini kebijakan pengadaan tablet yan dicanangkan untuk Badan Gizi Nasional (BGN) tahun anggaran 2025 lantaran adanya perbedaan harga signifikan antara harga resmi pemerintah di e-katalog INAPROC dan harga pasar.
Samsung Galaxy Tab Active5, yang akan digunakan dalam program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia. Dokumen anggaran, BGN mengalokasikan sekitar Rp830,1 miliar untuk belanja perangkat keras dan komputer. Berdasarkan jumlah ini, sebesar Rp508,4 miliar dikhususkan untuk pengadaan tablet.
Samsung Galaxy Tab Active5 dilengkapi fitur No Battery Mode. Perangkat ini merupakan tablet yang dirancang untuk penggunaan di lingkungan ekstrem. Perangkat ini telah memenuhi standar militer MIL-STD-810H dan sertifikasi IP68 untuk ketahanan terhadap air dan debu.
Mampu bertahan dari benturan atau jatuh hingga ketinggian 1,8 meter dengan pelindung. Dari sisi performa, perangkat ini dilengkapi layar 8 inci dengan refresh rate 120Hz dan tingkat kecerahan tinggi untuk mendukung penggunaan di luar ruangan.
Dilengkapi S Pen tahan air yang dapat digunakan dalam kondisi basah atau saat mengenakan sarung tangan. Dengan fitur tersebut, perangkat ini dinilai sesuai untuk mendukung operasional lapangan.
Selisih Harga Tablet BGN Samsung Galaxy Tab Active5
Dilansir melalui beberapa sumber terkait, diduga bahwa harga yang tercantum dalam e-Katalog INAPROC, satu unit Galaxy Tab Active5 dibanderol sekitar Rp17,93 juta.