Mengenang KH Asep Mubarok, Dai Humoris nan Karismatik Asal Karawang yang Dicintai Umat
--
Hariantekno.com - Dedikasi panjang dalam dunia pendidikan pesantren dan dakwah Islam kini menjadi warisan berharga yang ditinggalkan oleh almarhum KH. Asep Mubarok. Kepergian sang kiai yang mendadak pada pertengahan Juli 2026 ini menyisakan kesedihan mendalam sekaligus pengakuan luas atas kontribusi besarnya dalam membina moralitas serta spiritualitas masyarakat di wilayah Jawa Barat.
Informasi mengenai wafatnya KH. Asep Mubarok langsung menyebar luas dan memicu gelombang belasungkawa di berbagai platform media sosial. Sejumlah pejabat publik, termasuk Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh beserta jajaran Kantor Kementerian Agama setempat, secara resmi menyampaikan duka cita atas hilangnya salah satu lentera agama terbaik dari tanah Pasundan.
Read more: Profil Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya, Eks Wakil Kepala Badan Gizi Nasional yang Jadi Tersangka
Read more: Viral Video Penggerebekan Oknum Dewan di Medsos yang Gegerkan Publik: Badan Kehormatan Turun Tangan
Semasa hidupnya, KH. Asep Mubarok dikenal luas sebagai sosok "Dai Humoris". Beliau memiliki kemampuan luar biasa dalam mencairkan suasana majelis taklim dengan lelucon-lelucon lokal berbahasa Sunda.
Pendekatan budaya yang kental ini membuat materi ceramah yang disampaikannya terasa ringan, mudah dipahami, dan dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari kaum tua hingga generasi muda.
Meski kerap menyelipkan humor yang memancing gelak tawa, kandungan ilmu agama yang disampaikan tetap sarat akan makna mendalam. Kedalaman ilmu spiritual almarhum selalu menjadi benteng penyejuk bagi jemaah di tengah berbagai persoalan sosial modern.
Syiar dakwahnya tidak hanya menggema dari panggung ke panggung di wilayah Karawang, Purwakarta, dan Subang, melainkan juga menembus ruang digital melalui potongan-potongan video pengajiannya yang kerap viral di TikTok dan YouTube.