Skandal Joki UTBK Unesa 2026: Modus Pemalsuan Dokumen Berbasis AI Terbongkar Hingga ke Universitas Unesa
--
HARIANTEKNO - Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) diwarnai dengan pengungkapan praktik perjokian yang sangat terorganisir. Kasus ini mencoreng integritas seleksi perguruan tinggi negeri dan menunjukkan tingkat kecanggihan baru dalam modus kecurangan.
Panitia UTBK Unesa berhasil menangkap seorang terduga joki berinisial H pada Rabu, 22 April 2026. Temuan ini bermula dari sistem verifikasi wajah yang mendeteksi adanya kecocokan foto sebesar 95 persen yang digunakan di dua nomor pendaftaran berbeda dengan identitas yang berbeda pula.
Read more: Fakta di Balik Video Ceramah Jusuf Kalla di UGM: Isu Penistaan Hingga Laporan Polisi
Pelaku diduga menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk memalsukan foto pada dokumen KTP dan ijazah agar mirip dengan wajah peserta asli atau pemesan jasa.
Berdasarkan pengakuan pelaku, ia direkrut di sebuah kafe dan diberikan pelatihan khusus untuk menghafalkan detail data diri keluarga pemesan jasa agar bisa menjawab pertanyaan pengawas dengan lancar.
Namun, penyamarannya terbongkar saat pengawas menanyakan bahasa daerah asal, dan pelaku tidak mampu menjawabnya meskipun identitasnya mencantumkan daerah tersebut. Unesa menduga kuat bahwa pelaku merupakan bagian dari jaringan joki nasional yang sudah profesional.