GONG! Trend Drama Roblox Mei 2026 Ada Perselingkuhan Sampai Bullying: No 3 Bikin Syok Berat!
--
1. Perilaku Toxic
Perilaku cari perhatian yang toxic jadi salah satu sumber konflik yang tidak ada habisnya. Biasanya terjadi di game roleplay, di mana pemain mencari perhatian dengan cara berlebihan, seperti minta digendong, minta ditemani terus, atau terlalu cepat baper.
Hal seperti ini sering memicu konflik dalam group atau “fams”. Ada yang membela, ada yang menyerang balik, dan akhirnya berubah jadi drama besar. Situasi ini makin rumit karena banyak pemain masih remaja, sehingga emosi lebih mudah terpancing.
2. Bullying
Kasus ini semakin sering muncul dan bahkan mulai dianggap serius oleh komunitas. Salah satu contoh yang sempat ramai adalah pemain yang dikerubungi, dihina, bahkan dikejar-kejar saat live meskipun sudah mencoba menjauh.
Tak sedikit pemain menilai ini sudah masuk kategori harassment, bukan sekadar bercanda. Hal ini diperparah dengan meningkatnya jumlah pemain toxic yang sengaja mencari target untuk dijadikan hiburan.
Keluhan seperti ini sering muncul di akun komunitas seperti @roblox_fess, yang jadi tempat berbagi pengalaman buruk pemain. Banyak yang merasa suasana Roblox sekarang lebih keras dibanding beberapa tahun lalu.
3. Drama Grup, Fams, dan Developer
Drama antar grup atau fams juga jadi hal yang hampir selalu ada. Biasanya berupa sindiran antar komunitas, konflik internal, atau persaingan yang berubah jadi saling serang.
Selain itu, ada juga drama yang melibatkan developer game, terutama dari komunitas lokal. Beberapa kasus lama seperti tekanan terhadap tim kreatif atau konflik internal kembali diangkat, ditambah isu baru seperti regulasi usia pemain Roblox.