Diduga Pecat Karyawan Imbas Tumbler Tuku Hilang, PT KAI Bantah Tak Ada Pencopotan!
--
HARIANTEKNO.com - Postingan seorang penumpang bernama Anita Dewi, yang menceritakan bahwa gelasnya (merek Tuku) hilang setelah ia meninggalkan tas isoterme di kompartemen bagasi kereta KRL, menjadi viral di media sosial.
Menurut cerita Anita, dia naik kereta KRL dari Tanah Abang ke Rangkasbitung pada Senin malam dan turun di stasiun Rawa Buntu.
Baca juga: Siapa Pemilik PT TPL? Viral Diduga Rebut Lahan Hingga Lakukan Penggusuran!
Baca juga: Profil Biodata Siti Sintawati Artis Dunia Maya Viral, Ternyata Bikin Ramai di Media Sosial
Saat itulah dia menyadari bahwa dia telah meninggalkan tas pendinginnya di kompartemen bagasi. Setelah melaporkan kehilangan tersebut, petugas keamanan menemukan dan mengamankan tas tersebut dan mengiriminya foto yang menunjukkan isinya, termasuk gelas tersebut.
Namun, ketika Anita datang untuk mengambil tasnya keesokan harinya di stasiun Rangkasbitung, gelas tersebut telah hilang. Anita kemudian menuduh petugas, memposting pengalamannya di media sosial, dan mengecam kelalaian petugas keamanan KAI.
Singkatnya, video dan postingan tersebut menimbulkan tekanan publik yang begitu besar sehingga beredar rumor bahwa seorang petugas KAI bernama Argi Budiansyah telah dipecat sebagai akibat dari insiden tersebut.
Informasi yang kami lansir dari wartakota.tribunnews.com, Kasus ini menjadi viral di media sosial dan memicu gelombang kritik terhadap Anita dan petugas yang diduga telah dihukum. Namun, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) telah mengonfirmasi bahwa tidak ada petugas yang terlibat dalam kasus ini yang dipecat.
Menurut Karina, setiap tindakan disiplin terhadap seorang pegawai harus mengikuti prosedur administratif yang diatur dalam peraturan ketenagakerjaan. Oleh karena itu, perusahaan tidak dapat menjatuhkan sanksi sebelum penyelidikan selesai dilakukan.
Baca juga: Kronologi Kasus PT IMIP, Bandara Morowali Tanpa Perangkat Negara, Desak Presiden Evaluasi PSN!
KAI Commuter Membantah
“Tidak ada penghentian tugas terhadap petugas front liner. Pihak mitra masih melakukan evaluasi internal untuk melihat kondisi yang terjadi,” jelas Karina.
Karina mengingatkan bahwa barang-barang pribadi yang tertinggal di kereta komuter tetap menjadi tanggung jawab penumpang. Namun, KAI Commuter memiliki layanan barang temuan di setiap stasiun.